Firmansyah Mardanoes Serukan Pemuda Zaman Now Melek Teknologi dan Informasi

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula kampus YPBU Pontianak, yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Islam Yayasan Panca Bhakti Utama Pontianak
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula kampus YPBU Pontianak, yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Islam Yayasan Panca Bhakti Utama Pontianak

 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Disela sela mengisi acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula kampus YPBU Pontianak, yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Islam Yayasan Panca Bhakti Utama Pontianak, Firmansyah Mardanoes Anggota DPR RI menyampaikan Bahwa Maulid Nabi Muhammad SAW harus menjadi momentum kebangkitan Pemuda Zaman Now.

“Hari ini momentum pencerahan bagi kita bersama-sama, Saya kira ini jadi momen yang pas bagi kita semua mengajak para Pemuda zaman now, berinovasi, melek teknologi, dan selalu cinta negeri, NKRI harga mati” ujar Firmansyah seperti dikutip dari siaran persnya Sabtu (16/12/2017).

“Pemuda Adalah Harapan Bangsa, mereka Adalah calon pemimpin yang akan mengukir sejarah masa depan, Harus dibekali keilmuan, dan semangat perubahan, “Minad Dhulumati Ilan Nur”, semangat pencerahan Nabi Muhammad Harus ada dalam setiap dada Pemuda hari ini,” kata Firmansyah.

Menurut Firmansyah, para pemuda saat ini menjadi salah satu tumpuan bangsa dan Negara. Dengan kekuatan teknologi informasi, dirinya yakin peran Pemuda bisa semakin spektakuler, sebuah keniscayaan dalam membantu mendorong perubahan positif di masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Barat.

Menurut Firmansyah yang juga pegiat pendidikan, Pemuda milenial atau pemuda zaman now harus melepaskan diri dari perangkap kegalauan menghadapi tingkat persaingan global. Terlebih mencegah diri tersesat diruang kecanggihan teknologi, menjadi obyek pasar global tanpa daya dan upaya. Generasi muda milenial secara dituntut mempunyai kreativitas dan daya saing tinggi dalam memanfaatkan era digital.

“Saya kagum sekarang banyak para pemuda dengan kelihaian teknologi informasi mampu membuat banyak perubahan sosial ekonomi, “Jadilah penerus Nabi yang dibanggakan, wujudkan cita-cita sebagai Agen off Change, seperti ungkapan Bung Karno ” Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia,” Tegas Anggota DPR RI Wakil Kalbar ini.

“Pemuda Pontianak Kalimantan Barat, kita dorong bersama pemerintah agar terus berani berkreasi, disegala bidang, ciptakan peluang – peluang ekonomi digital, digital marketing, , termasuk upaya start-up business melalui teknologi,” ujarnya.

“Sayidina Ali sahabat Nabi pernah berkata Al-haqqu bila nizom, yaghlibuhul baatil binnizom “Kebenaran yang tidak terorganisir dengan bagus, akan dikalahkan Kebatilan yang Sistematik atau terorganisir, karenanya pemuda harus mulai menginisiasi rencana tersebut dengan matang,”.

“Dimasa mendatang pemuda di daerah-daerah, di desa-desa, diwilayah Kalimantan Barat diberi ruang besar dan disentuh dengan cara baru yang kental nuansa teknologi informasi, pasti sangat luar biasa,” imbuh Firmansyah.

Firmansyah Mardanoes Ajak Umat Islam Sukseskan Gerakan Wakaf AL Qu’ran di Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Ir. Firmansyah Mardanoes MM menyerahkan 500 alquran kepada Wakil sekretaris DPW PPP Kalimantan Barat, Hj. Syarifah Bella Sirama yang juga Ustazah yang membawahi beberapa Lembaga Dakwah di Provinsi Kalimantan Barat.

“Ini pendistribusian alquran yang ke-3 kali, sebelumnya ada sekitar 1000 alquran kita bagikan diwilayah Kalimantan Barat,” ungkap Firmansyah.

Menurutnya, Langkah ini tidak terlepas dari Adanya Gerakan Nasional Wakaf Qur’an (GNWQ) yang diinisiasi Yayasan Wakaf Al-Qur’an, sebagai ikhtiar kelompok umat muslim Indonesia untuk menyebarkan Alquran ke seluruh masjid di Indonesia yang masih membutuhkan.

PPP sebagai inisiator GNWQ membantu pemerintah dalam menyalurkan Alquran ke seluruh masjid di Indonesia yang berjumlah sekitar 800 ribu lebih dari separuhnya masih kekurangan.

“Sesuai Instruksi dan arahan Ketua Umum PPP, Bapak Ir. Romahurmuziy kita para kader diharap ikut melakukan gerakan mendistribusikan Alquran sebagai wujud kepedulian kepada umat” ungkap Firmansyah.

Semua langkah – langkah ini adalah Sesuai arahan yang pernah disampaikan Bapak H. Ir. Romahurmuziy Ketua Umum PPP yang juga Dewan Pembina Yayasan Wakaf Al-Qur’an, sudah berjalan sejak 2010 dan telah sukses membagikan 50.000 Alquran ke seluruh Indonesia.

“Menurut saya kita sebagai kader dari Partai Persatuan Pembangunan, sekaligus Umat Nabi Muhammad SAW, yang sangat mencintai dan menjunjung tinggi ajaran beliau, sepatutnya untuk menjalankan amanah perjuangan membumikan Al Qur’an di Indonesia, kita jadikan Al Qur’an benar benar pedoman hidup, sebagai dasar setiap upaya dan langkah kita dalam memaknai hidup tujuan mencari ridho Allah SWT, kita ciptakan gerakan Back to Qur’an” Tegas Firmansyah.

Firman juga berpendapat, gerakan pembagian dan pendistribusian Al Qur’an tersebut juga sebagai upaya ingin membantu pemerintah dalam menyalurkan kitab suci umat Islam tersebut ke seluruh daerah di Nusantara, khususnya Di Propinsi Kalimantan Barat.

Masih banyak kebutuhan Al Qur’an di setiap Masjid, Musala dan Lembaga Pendidikan Islam seperti TPQ, Madin dan Pesantren di wilayah Kalbar dan Daerah – daerah lainnya.

Untuk itu, harapan Firmansyah Mardanoes langkah tersebut akan diikuti para Kader PPP yang lain, atau para aghniya’ yang diberikan keleluasaan dan kelebihan Rizqi, untuk ikut mensukseskan Gerakan Wakaf Alquran tersebut.

Nantinya siapapun yang berniat mensukseskan Gerakan Dakwah ini, seperti para donatur yang ingin membagikan sebagian rezekinya, bisa melalui Yayasan Wakaf Al-Qur’an sebagai basis Gerakan Nasional Wakaf Alquran(GNWQ) yang nantinya akan mendistribusikan ke semua wilayah yang membutuhkannya.

Pembina yayasan Wakaf Alquraan Hj.Syarifah Bella Sirama, mengungkapkan Bahwa Al-Qur’an tersebut akan dia sampaikan kepada Yayasan, Lembaga Majelis Taklim diwilayah Binaannya didaerah Kabupaten Mempawah dan Kubu Raya.

“Saya berharap langkah bapak Firmansyah Mardanoes ini akan diikuti oleh para Kader PPP dan para Aghniya’ yang peduli akan perjuangan dan Dakwah di Kalimantan Barat, masih banyak Al Qur’an yang kita butuhkan, mari kita bersama -sama mensukseskan Gerakan Wakaf Al-Qur’an di Indonesia ini dengan Masif, agar kelak generasi kedepan menjadi generasi Qur’ani. Ungkap Hj Syarifah Bella Sirama.

Sumber : http://pontianak.tribunnews.com/2017/12/14/firmansyah-mardanoes-ajak-umat-islam-sukseskan-gerakan-wakaf-alquran-di-kalbar?page=2

Firmansyah Mardanoes Berikan Pendidikan Politik dan Jaring Aspirasi Kader PPP Sambas

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, – Anggota DPR RI F-PPP wakil Daerah Pemilihan Kalimantan Barat, Ir.Firmansyah Mardanoes MM. Menyapa kembali kader PPP Kalbar, kali ini adalah Kader DPC dan DPAC PPP se-Kabupaten Sambas, melalui Pendidikan Politik dan Silaturahmi Jaring Aspirasi pasca LKKD DPC PPP Sambas.

Ir. Firmansyah Mardanoes Mengungkapkan bahwa dirinya akan selalu memperjuangkan konstituen di daerah pemilihannya Kalbar, khususnya Kabupaten Sambas. Karenanya Sebagai anggota legislatif wakil dari masyarakat Kalimantan Barat, Firman menggelar jaring aspirasi sekaligus pendidikan politik bagi Konstituen dan para kader PPp, melalui kegiatan Sosialisasi UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, di Hotel Pantura Jaya Kabupaten Sambas. (6/11)

Dalam sosialisasi dan silaturahim tersebut Firman banyak menjelaskan tentang fungsi, tugas dan peran lembaga DPR RI termasuk kewajiban anggota DPR RI untuk memperjuangkan konstituen di daerah pemilihannya. Termasuk bagaimana kader PPP menyikapi konstelasi politik nasional dan daerah, terhadap persiapan pemilu 2019 kedepan.

“Sebagai Kader PPP yang _Militan_, kita harus siap merapatkan barisan, dan menjalankan roda organisasi semaksimal mungkin, pasca LKKD, kader harus siap lahir batin berjuang dan terus bergerak bersama rakyat” tegas Firmansyah menyemangati para petinggi Partai PPP di Sambas tersebut.

Dihadapan sekitar seratus kader PPP yang terdiri dari pengurus DPC dan DPAC PPP, Firmansyah mengajak kader untuk selalu berada di pihak rakyat, membela kepentingan dan berjuang untuk kesejahteraan rakyat sesuai dengan amanah Partai Persatuan Pembangunan.

Dalam paparannya, Firman menyampaikan bahwa Hubungan partai politik dengan pendidikan politik bisa dirunut dari fungsi partai itu sendiri. Karena partai politik memiliki 4 fungsi yang salah satu dari fungsi tersebut adalah pendidikan politik untuk anggota partai itu sendiri maupun untuk masyarakat umum.

Partai politik menurut Firman adalah organisasi atau golongan yang berusaha untuk memperoleh dan menggunakan kekuasaan. Yang mana dalam memperoleh kekuasaan itu dibutuhkan cara dan teknis maupun ideologi untuk memperolehnya. Partai politik merupakan saluran utama untuk memperjuangkan kehendak rakyat, bangsa, dan negara sekaligus sebagai sarana kondensasi dan rekrutmen kepemimpinan nasional dan lokal.

“Karenanya semua stakeholder partai, simpul-simpul kader dan para pejuang Partai dalam lingkaran PPP di DPP, DPW, DPC, DPAC maupun ranting sebagai ujung tombak, harus satu visi dan misi, harus siap dengan instrumen politik dan aturan-aturan main baru, termasuk UU no 7 tahun 2017 yang mengatur semua aturan main didalamnya” tegas Firman.

Sedangkan dalam diskusi tersebut, para kader banyak mencurahkan pendapat terkait bagaimana upaya kedepan PPP di Sambas akan bisa memperoleh suara signifikan, naik dari 4 kursi menjadi lebih dan harapan kader agar setiap langkah bisa menjadikan dampak elektoral PPP pada 2019, menuju petiga besar.