Firmansyah Mardanoes berikan Pendidikan Politik dan Jaring Aspirasi Kader PPP Sambas

 

Anggota DPR RI F-PPP wakil Daerah Pemilihan Kalimantan Barat, Ir.Firmansyah Mardanoes MM. Menyapa kembali kader PPP Kalbar, kali ini adalah Kader DPC dan DPAC PPP se-Kabupaten Sambas, melalui Pendidikan Politik dan Silaturahmi Jaring Aspirasi pasca LKKD DPC PPP Sambas.

Ir. Firmansyah Mardanoes Mengungkapkan bahwa dirinya akan selalu memperjuangkan konstituen di daerah pemilihannya Kalbar, khususnya Kabupaten Sambas. Karenanya Sebagai anggota legislatif wakil dari masyarakat Kalimantan Barat, Firman menggelar jaring aspirasi sekaligus pendidikan politik bagi Konstituen dan para kader PPP, melalui kegiatan Sosialisasi UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, di Hotel Pantura Jaya Kabupaten Sambas. (6/11)

Dalam sosialisasi dan silaturahim tersebut Firman banyak menjelaskan tentang fungsi, tugas dan peran lembaga DPR RI termasuk kewajiban anggota DPR RI untuk memperjuangkan konstituen di daerah pemilihannya. Termasuk bagaimana kader PPP menyikapi konstelasi politik nasional dan daerah, terhadap persiapan pemilu 2019 kedepan.

“Sebagai Kader PPP yang Militan, kita harus siap merapatkan barisan, dan menjalankan roda organisasi semaksimal mungkin, pasca LKKD, kader harus siap lahir batin berjuang dan terus bergerak bersama rakyat” tegas Firmansyah menyemangati para petinggi Partai PPP di Sambas tersebut.

Dihadapan sekitar seratus kader PPP yang terdiri dari pengurus DPC dan DPAC PPP, Firmansyah mengajak kader untuk selalu berada di pihak rakyat, membela kepentingan dan berjuang untuk kesejahteraan rakyat sesuai dengan amanah Partai Persatuan Pembangunan.

Dalam paparannya, Firman menyampaikan bahwa Hubungan partai politik dengan pendidikan politik bisa dirunut dari fungsi partai itu sendiri. Karena partai politik memiliki 4 fungsi yang salah satu dari fungsi tersebut adalah pendidikan politik untuk anggota partai itu sendiri maupun untuk masyarakat umum.

Partai politik menurut Firman adalah organisasi atau golongan yang berusaha untuk memperoleh dan menggunakan kekuasaan. Yang mana dalam memperoleh kekuasaan itu dibutuhkan cara dan teknis maupun ideologi untuk memperolehnya. Partai politik merupakan saluran utama untuk memperjuangkan kehendak rakyat, bangsa, dan negara sekaligus sebagai sarana kondensasi dan rekrutmen kepemimpinan nasional dan lokal.

“Karenanya semua stakeholder partai, simpul-simpul kader dan para pejuang Partai dalam lingkaran PPP baik di DPP, DPW, DPC, DPAC maupun ranting sebagai ujung tombak, harus satu visi dan misi, harus siap dengan instrumen politik dan aturan-aturan main baru, termasuk UU no 7 tahun 2017 yang mengatur semua aturan main didalamnya” tegas Firman.

Sedangkan dalam diskusi tersebut, para kader banyak mencurahkan pendapat terkait bagaimana upaya kedepan PPP di Sambas akan bisa memperoleh suara signifikan, naik dari 4 kursi menjadi lebih dan harapan kader agar setiap langkah bisa menjadikan dampak elektoral PPP pada 2019, menuju petiga besar.